BeritaHot | Magang di Silicon Valley memang sudah menjadi impian bagi jutaan mahasiswa di seluruh Indonesia. Namun bagi Tri Ahmad Irfan, hal tersebut bukan lagi hanya menjadi impian semata.

Pasalnya, bagi pira kelahiran Boyolali, Jawa Tengah ini pada Juni hingga September 2016 menjadi kali kedua Irfan menginjakkan kakinya di Silicon Valley. Tak tanggung-tanggung, dia bekerja sebagai programmer di Twitter.

Mengutip percakapan Irfan dengan VOA Indonesia, dia mengatakan pihak Twitter merasa puas dengan hasil latihan yang dia lakukan sehingga dirinya dipanggil lagi.

“Kalau magang sebelumnya dianggap bagus, biasanya memang dipanggil lagi,” ujar Irfan sambil tersipu malu.

Namun menurut Irfan, panggilan keduanya ini tidak semenarik panggilan magang pertamanya. Dia mengaku saat pertama kali dipanggil, ada seleksi melalui wawancara terlebih dahulu lewat Video Conference.

Dia mengatakan bahwa sistem wawancaranya sangat berbeda dengan sistem wawancara di Indonesia.

“Di Twitter semua serba teknis, wawancaranya benar-benar menantang pemecahan masalah pemrograman,” jelasnya.

Dilansir Money.id, Irfan pertama kali menginjakkan kaki di Silicon Valley pada April 2015. Dia menghabiskan libur semesternya dari Juni hingga September untuk magang di Twitter.