PENIPUAN berkedok pengiriman pesan kerap terjadi di sejumlah aplikasi seperti WhatsApp dan Facebook. Bahkan, penipuan melalui aplikasi perpesanan ini meningkat. Beberapa waktu lalu terdapat pesan palsu yang mengatasnamakan Perdana Menteri India Narendra Modi. Isi pesan tersebut berisi PM Modi menawarkan 500 rupee untuk mengisi ponsel mereka kepada seluruh pengguna di seluruh dunia. Pesan ini bahkan dilampirkan juga foto PM Modi.

Ada beberapa pesan yang menyatakan bahwa PM Modi telah meningkatkan penarikan deposit di bank. Seperti dimuat Deccan Chronicle, Rabu (25/1/2017), ini merupakan tindak kriminal dengan memanfaatkan pembayaran secara digital. Security Agencies menjelaskan bahwa mereka telah menerima keluhan tersebut. “Pengisian ponsel ini, sekali membayar website akan menunjukkan bahwa transaksi yang kita lakukan gagal. Sehingga, costumer tidak mendapatkan bonus dan member ke portal yang palsu,” jelasnya. Pengguna sendiri menjadi mangsa pada penawaran tersebut, karena jumlah permintaan yang rendah tersebut. “Disarankan agar pengguna bisa segera meghapus pesan tersebut. Karena bisa jadi hal tersebut aka mencuri data,” tambahnya.